Tubuh kita mendapatkan lebih banyak manfaat dengan mengatur pola tidur kita. Hanya dengan mengatur pola tidur secara sederhana, seperti mengatur saat tidur dan bangun di jam yang sama.

Sebuah penelitian menunjukan tidur dan bangun pada jam yang sama akan membuat orang lebih langsing dibanding orang dengan jadwal tidur berantakan.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal American Journal of Health Promotion, peneliti dari Brigham Young University, Amerika, melibatkan 300 perempuan berusia 17-26 tahun. Studi yang dilakukan beberapa pekan itu menemukan bahwa mereka yang punya kebiasaan tidur yang baik atau lebih konsisten punya badan yang kurang gemuk.

Sukarelawan itu dinilai komposisi badannya. Mereka juga diberikan alat pemantau aktivitas untuk mencatat pergerakannya sepanjang hari dan pola tidur mereka di malam hari. Hasilnya, peneliti menemukan mereka yang tidur kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8,5 jam ternyata punya tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi.

Perempuan dengan variasi tidur dan bangun lebih dari 90 menit selama sepekan punya tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi dibanding mereka yang punya variasi tidur dan bangun kurang dari 60 menit.

Profesor Bruce Bailey, guru besar ilmu olahraga Brigham Young University, mengatakan kualitas tidur yang rendah bisa menghasilkan lemak tubuh yang tinggi karena ada pengaruh hormon yang terkait dengan nafsu makan. "Kita punya jam internal dan membuangnya dan tidak mengijinkan jam internal itu mendapatkan pola yang punya pengaruh dalam fisiologi kita," kata Bailey seperti dilansir Daily Mail, Rabu, 20 November 2013.

Dia menambahkan, ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur, diantaranya olahraga rutin, membuat kamar tidur tenang dan gelap, dan hanya menggunakan ranjang untuk tidur. "Tidur sering menjadi korban dari upaya untuk melakukan pekerjaan yang lebih banyak dan lebih baik," kata Bailey.

Filed under: Uncategorized

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!