diet tips Archives

Tidak sedikit yang mengeluhkan timbunan lemak yang menumpuk di bagian tertentu tubuh seperti di perut, pinggang, lengan dan paha. Ketidaknyaman tersebut membuat seseorang termotivasi untuk mulai melakukan program pembakaran lemak, terutama melalui cara-cara instan yang membahayakan kesehatan.

Padahal ada yang lebih penting dari sekedar menggunakan obat-obatan atau operasi sedot lemak untuk mengurangi timbunan lemak di tubuh, yakni memahami kinerja ‘mesin’ pembakar lemak tubuh atau yang disebut dengan metabolisme. Ini penting untuk dipahami agar Anda mengetahui cara-cara efektif membakar lemak dengan cara yang lebih sehat.\

Apa itu Metabolisme?

Anda pasti sering mendengar istilah ini, dan mungkin beberapa orang di luar sana masih belum benar-benar memahami apa itu metabolisme.

Secara sederhana metabolisme diartikan sebagai laju pembakaran kalori tubuh dalam rangka menghasilkan energi. Seperti kita ketahui bahwa tubuh membutuhkan energi untuk tetap hidup. Energi tersebut didapatkan dari konsumsi makanan dan minuman setiap hari. Itulah sebabnya, diet yang menganjurkan Anda untuk mengurangi frekuensi makan adalah diet yang tidak sehat karena hanya akan membaut Anda kekurangan energi dan kelaparan.

Apa yang Mempengaruhi Tingkat Metabolisme?

Dari sekian hal yang mempengaruhi tingkat metabolisme seseorang ada hal lain yang berpengaruh penting terhadap tingkat metabolisme tubuh, yaitu otot. Semakin banyak otot yang dimiliki semakin tinggi metabolisme tubuh Anda dan semakin banyak pula lemak yang digunakan sebagai energi. Sel-sel otot adalah jaringan hidup yang siap membakar lemak non-stop 24 jam setiap hari.

Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat metabolisme tubuh secara berurutan:

  • Otot
    Otot merupakan mesin pembakar lemak paling efektif yang ada dalam tubuh Anda. Semakin banyak otot semain banyak lemak yang dibakar.
  • Frekuensi Makan
    Makan lebih sering 5-6 kali sehari akan menjaga tingkat metabolisme tubuh sekaligus menjaga gula darah tetap stabil. Dan yang terpenting Anda tidak akan kelaparan.
  • Tingkat Aktivitas
    Semakin tinggi aktivitas Anda maka semakin banyak pula kalori yang dibakar sebagai energi. Semakin rendah aktivitas Anda maka semakin besar potensi tubuh Anda menyimpan lemak.
  • Stres
    Stres berkepanjangan dapat mengakibatkan tingkat metabolisme melambat. Orang yang mampu mengatasi stres memiliki metabolisme tubuh yang lebih baik.
  • Tetap Terhidrasi
    Menjaga tubuh tetap terhidrasi (cukup cairan) juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh Anda. Jika tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) maka metabolisme tubuh akan melambat, energi tubuh menurun, dan muncul gangguan kesehatan yang menyertainya.

Mengurangi Makan tapi Berat Badan Sulit Turun?

Kebanyakan orang yang ingin menurunkan berat badan pasti akan mengurangi frekuensi makan dari 3 kali sehari menjadi 2 atau 1 kali sehari. Bahkan ada yang tidak makan seharian penuh dengan harapan berat badannya cepat turun.

Secara medis tentu diet semacam ini tidak dianjurkan karena hanya akan mengakibatkan gangguan kesehatan. Mengurangi frekuensi makan hanya akan memperlambat laju metabolisme, akibatnya tubuh akan kekurangan nutrisi. Saat kekurangan nutrisi maka tubuh akan mengambilnya dari otot. Ketika otot Anda menyusut maka Anda tidak lagi memiliki mesin pembakar lemak, sehingga berat badan Anda sulit turun karena cenderung menyimpan lemak.

Cara Meningkatkan Metabolisme untuk Membakar Lemak

Makan 5-6 Kali Sehari
Makan lebih sering tidak akan membuat Anda gemuk, sebaliknya akan membuat berat badan Anda berkurang karena tingkat metabolisme Anda tetap terjaga.

Pilih Menu Tinggi Protein
Protein adalah bahan baku pembentuk otot. Dan otot adalah mesin pembakar lemak. Jadi mengonsumsi makanan tinggi protein akan membantu tubuh membakar lemak lebih efisien.

Pilih Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat simple seperti nasi putih, roti, dan kue kering dapat membuat gula darah melonjak drastis. Makanan ini pun hanya akan memberikan energi dalam waktu singkat sehingga Anda akan lebih sering merasa lapar. Ganti sumber karbihidrat Anda dengan karbohidrat kompleks yang bisa didapatkan dari nasi merah, gandum, dan yang paling murah ubi jalar, yang akan memberikan Anda energi berkala karena dicerna lebih lambat dari karbohidrat simple.

Pacu dengan Latihan
Untuk memaksimalkan laju metabolisme tubuh Anda, tambahkan program latihan dalam jadwal harian Anda. Kombinasi latihan beban dan kardio adalah cara yang tepat untuk memaksimalkan pembakaran lemak sekaligus menambah sel-sel otot baru.

Istirahat Cukup
Tidur cukup 7-8 jam di malam hari akan menjaga fungsi metabolisme tubuh Anda. Kurang tidur hanya akan merusak siklus metabolisme, menurunkan produktivitas kerja dan membuat Anda cepat lapar.

Maksimalkan dengan Suplemen Pembakar Lemak

Setelah semua hal di atas sudah Anda lakukan, Anda bisa menggunakan suplemen pembakar lemak untuk memaksimalkan pembakaran lemak di tubuh Anda.

Nah, kini Anda sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan metabolisme tubuh dan bagaimana cara meningkatkan metabolisme untuk membakar lemak lebih banyak. Dengan pengetahuan ini semoga Anda memahami bahwa tubuh memiliki mekanisme tersendiri untuk membakar lemak, tentunya melalui cara-cara yang sehat.

Pernah dengar mitos melarang ibu hamil mengonsumsi makanan pedas? Cabai yang menyumbang rasa pedas, dikatakan bisa menyebabkan ibu kontraksi lebih cepat, membuat rambut bayi menjadi tipis, atau kulit bayi berwarna gelap. Benarkah?

Faktanya, tak ada pantangan makanan tertentu untuk ibu hamil. Meski ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari, terutama makanan mentah karena berisiko mengandung bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Menurut para ahli gizi, efek samping yang dikhawatirkan timbul saat ibu hamil memakan makanan pedas adalah gangguan pencernaan, diantaranya yang paling mengganggu adalah maag dan diare. Diare saat hamil bisa berbahaya, karena saat diare, nutrisi dari makanan yang harusnya bermanfaat untuk diserap tubuh ibu dan janin, bisa terbuang begitu saja. Diare akibat terlalu banyak makan makanan pedas juga bisa menyebabkan ibu hamil dehidrasi.

Agar rasa pedas makanan tak berbahaya bagi kesehatan ibu hamil, sebaiknya ibu bisa mengatur keinginan untuk mengonsumsi makanan pedas agar tidak dikonsumsi secara berlebihan. Coba lakukan tip ini untuk mencegah dehidrasi dan diare:

Hindari memakan makanan yang digoreng (berminyak) dengan makanan pedas, karena ini bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Hindari mengonsumsi makanan pedas saat makan malam, karena rasa pedas bisa meningkatkan temperatur tubuh dan menyebabkan sulit tidur.

Minumlah banyak cairan atau susu setelah mengonsumsi makanan pedas, untuk menetralkan produksi asam lambung.

Makanlah buah yang banyak mengandung air, misalkan semangka. Kandungan air pada buah bisa menjaga kecukupan air dalam tubuh, sekaligus mengandung vitamin yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin.

Jika ibu hamil terlanjur mengalami diare akibat memakan makanan pedas, lakukan pertolongan pertama dengan meminum larutan elektrolit yang dijual di apotek, perbanyak minum air putih, hentikan sementara konsumsi susu dan produk turunannya, hentikan sementara mengonsumsi sayuran mentah, dan berkonsultasi pada dokter sebelum mengonsumsi obat diare.

Rasa pedas tak menimbulkan bahaya bagi janin. Asalkan dikonsumsi tidak berlebihan, cabai sebetulnya mengandung zat yang berguna bagi tubuh, seperti capsaicin yang berguna mengurangi rasa sakit akibat nyeri, mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh ibu dan janin, juga serat yang baik untuk pencernaan.

BAGI banyak orang, sarapan merupakan ritual penting. Salah satu panganan yang digemari adalah bubur karena dianggap baik bagi pencernaan. Lebih cepat dipecah jadi gula, sehingga lebih mudah dibakar menjadi energi.
Menurut ahli gizi Andi Iman Arundhana, pilihan terhadap bubur, panganan berbahan dasar beras sebagai bahan sarapan lantaran sudah menjadi kultur. "Orang Indonesia dikatakan belum makan jika bukan beras (nasi atau bubur)," ujarnya kepada Plasadana.com yang mewawancarainya untuk Yahoo Indonesia.

Belakangan, makin banyak orang memilih bubur instan sebagai menu sarapan karena dianggap lebih cepat dan praktis. Namun, Iman menyarankan agar masyarakat sebaiknya tidak mengonsumsi bubur instan. Selain karena nilai gizinya yang tidak memadai, bubur instan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

"Bubur instan termasuk fast food. Cepat disajikan, cepat dihabiskan, dan cepat pula berdampak buruk bagi kesehatan," ungkapnya.

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar itu menjelaskan, Jumlah kebutuhan kalori yang dibutuhkan dari sarapan berkisar 25-30 persen dari total kebutuhan sehari. Artinya, jika kebutuhan kalori kita 2.000, jumlah yang diharapkan terpenuhi dari sarapan berkisar 500-600 kkal.

Dalam semangkuk bubur yang dimasak sendiri, mungkin kita hanya mengonsumsi sekitar 50 gram beras karena kandungan airnya banyak. Sehingga, kelihatannya kita mengonsumsi banyak (dalam bentuk bubur beratnya berkisar 200 gr). Dari 50 gram itu, hanya mengandung sekitar 318 kkal, 10 gram protein, 4,2 gram lemak, dan 57 gram karbohidrat.

Dengan sarapan bubur yang dimasak sendiri, berarti kebutuhan yang dicapai hanya sekitar 63 persen dari total yang direkomendasikan.

"Sedangkan bubur instan, hanya mengandung 210 kkal, 9 gr protein, 3,6 lemak, dan 39 gr karbohidrat atau tidak sampai 50 persen dari yang direkomendasikan," jelasnya.

Dengan kata lain, meskipun tidak jauh berbeda, dari segi nilai gizi dapat dikatakan bahwa bubur yang dibuat sendiri lebih baik dibandingkan bubur instan.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, bubur instan memiliki serat yang lebih rendah, sehingga lebih cepat dicerna. Dengan begitu, orang yang mengonsumsi bubur instan cenderung cepat merasa lapar kembali. Selain itu, pada makanan instan, umumnya juga diberikan tambahan zat seperti pengawet, gula tambahan, dan pewarna makanan seperti sunset yellow.

Yang tidak kalah mengkhawatirkan juga, tambah Andi, adalah kandungan sodium di bubur instan yang sangat tinggi. Kadar sodium yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan di ginjal, sehingga membentuk batu ginjal.

"Karena itu orang yang sering mengonsumsi makanan instan, risiko terkena penyakit ginjal akan meningkat juga," tegasnya.

Karena itulah, ia menyarankan untuk sarapan dengan bubur yang dimasak sendiri, bukan bubur instan. Bahkan, penting untuk dilengkapi dengan tambahan asupan lain. Misalnya, menambahkannya dengan segelas susu, dan setelahnya mengonsumsi buah. Jika hanya mengonsumsi bubur, pasti kebutuhan kalori untuk tubuh masih kurang.

Selain itu, bisa juga dengan menambah bubur dengan sayuran dan sumber protein lain seperti telur, ayam, dan tempe. "Ini yang tidak bisa diperoleh dari bubur instan," ujarnya.

Keberhasilan menurunkan berat badan sejatinya bergantung dari seberapa kuat Anda mengubah gaya hidup dari tidak sehat menjadi lebih sehat.
4-Langkah-Sederhana-Menuju-Tubuh-Langsing
Tidak sedikit yang gagal tapi banyak pula yang berhasil menurunkan berat badan berkat kedisiplinan dan kesadaran untuk hidup lebih sehat. Bagi Anda yang gagal, jangan pernah takut untuk memulainya lagi.
4 hal berikut akan membantu Anda kembali menuju track diet yang tepat dan menuntun Anda pada hasil yang menggembirakan, seperti dikutip Men’s Fitness.

Turunkan Stres

“Semakin sedikit Anda stres, semakin besar kemungkinan Anda berhasil menurunkan berat badan,” terang Kristin mcGee Pilates Instructor dari MTV Yoga. Stres dapat memicu emotional eating, atau melampiaskan stres dengan cara banyak makan. Tidak sedikit orang yang mengalami ini karena gula dalam makanan yang mereka konsumsi dapat memberikan perasaan puas dan menenangkan.

Di satu sisi, gula akan menambah asupan kalori dan meningkatkan penumpukan lemak tubuh, sehingga berat badan akan kembali naik.

Kacang Lebih Baik Ketimbang Keripik Kentang
Siapa bilang orang diet tidak boleh ngemil? justru orang diet sangat dianjurkan untuk ngemil agar terhindar dari lapar dan makan dalam porsi besar. Tapi menu camilan yang diwajibkan adalah camilan yang sehat dan rendah kalori.

“Ketimbang keripik kentang cobalah segenggam kacang tanah dengan bumbu bawang yang renyah. Ini akan menyuplai tubuh Anda dengan protein dan lemak sehat yang baik untuk diet Anda,” tambah Kristin mcGee.

Tambahkan Mint dalam Makanan

Tambahkan citarasa mint ke dalam makanan. Rasa mint ini akan mengirimkan sinyal kenyang lebih cepat ke otak sehingga Anda tidak perlu makan dalam porsi besar.

Jangan Lupa Tambahkan Cabe

Tahukah Anda bahwa selain sebagai penyedap masakan, cabai juga bisa digunakan untuk membakar lemak? Cabai mengandung capsaicin, sebuah senyawa yang menyebabkan cabai memiliki citarasa pedas. Sebuah penelitian di Jepang menemukan bahwa capsaicin dapat membantu pembakaran kalori hingga 30 persen.

Sebuah studi dari University of Oklahoma juga menemukan bahwa subyek yang mengambil suplemen yang mengandung capsaicin dan kafein membakar lebih banyak kalori selama dan setelah latihan daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen tersebut.

Saatnya lebih sehat dengan berdiet.

Bagaimana sebenarnya metode Obsessive Corbuzier’s Diet atau OCD yang belakangan mulai banyak diminati oleh para selebriti?

Obsessive Corbuzier’s Diet (OCD) adalah merupakan cara diet baru, yang dikenalkan oleh seorang pesulap dan mentalis Indonesia yaitu Deddy Corbuzier. Tips diet ini berbeda dengan metode diet pada umumnya yang kita kenal. Baik dari segi cara dan juga metode dalam menerapkan bagaimana menjalankan suatu diet yang baik bagi kesehatan. dimana metode diet ini di fokuskan pada pola puasa (membatasi waktu makan) dan menghindari sarapan pagi.

Berikut aturannya:

Makan Malam OK, Sarapan No!
Sudah ada begitu banyak artikel yang menganjurkan untuk makan pagi karena beragam manfaatnya. Namun, diet ala Deddy Corbuzier ini justru mengatakan sebaliknya. Menurut Deddy, makan pagi justru akan menghambat kesempatan pembakaran lemak saat mulai beraktivitas pagi hari setelah puasa tidur, sedangkan makan malam akan dibakar saat Anda tidur, hingga tidak akan menjadi masalah.

Puasa
Selama menjalankan metode OCD, puasa adalah keharusan.

Pola Jendela Makan
Dalam menjalankan OCD, ada beberapa waktu puasa yang diberikan, yaitu 16 jam, 18 jam, dan 20 jam. Artinya, waktu makan (jendela makan) yang diperbolehkan adalah 8 jam, 6 jam, atau 4 jam (tergantung lamanya puasa).

Puasa 24 Jam
Bila menginginkan hasil yang lebih cepat, dalam satu minggu, Anda harus mengambil 1 atau 2 hari untuk puasa 24 jam dengan dikombinasikan menggunakan pola jendela makan. Misalnya, Anda makan jam 3 sore, maka makan kembali esok hari mulai jam 3 sore lagi, setelah itu kembali masuk ke pola jendela makan.

Bagaimana, tertarik mencoba?

Download E-book Gratis nya Official OCD by Deddy Corbuzier

Apakah itu belly fat dan apakah berbahaya?

Tumpukan lemak yang terlokalisir pada perutatau yang lebih populer dikenal dengan sebutan belly fat, tidak hanya terkumpul di bawah kulit namun juga menyelubungi organ-organ di dalam perut Anda.

Belly fat sendiri dapat meningkatkan risiko:

  • Penyakit kardiovaskular
  • Diabetes tipe 2
  • Kanker kolorektal
  • Gangguan tidur

Apakah usia dan faktor genetik juga berperan dalam timbulnya belly fat?

Berat badan Anda ditentukan oleh keseimbangan apa yang Anda makan dengan energi yang dibakar. Faktor usia dan genetik juga berperan besar dalam hal ini.

Saat usia bertambah, Anda akan kehilangan masa otot terutama jika Anda tidak aktif secara fisik. Hilangnya massa otot akan menurunkan kecepatan tubuh dalam menggunakan dan membakar kalori.

Apakah hanya bir yang dapat menyebabkan terbentuknya belly fat atau beer belly?

Jawabannya tidak. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebih, apapun jenisnya (termasuk bir) dapat meningkatkan penumpukan lemak pada area perut.

Bagaimana saya dapat mengetahui apakah belly fat saya berlebih?

Pada pria, jika ukuran lingkar pinggang lebih dari 102 cm mengindikasikan konsentrasi lemak pada perut yang tidak sehat dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

Bagaimana Menghilangkan Lemak di Perut?

  • Anda dapat membentuk otot perut dengan sit-up atau dengan menggunakan alat lainnya di gym. Namun hal itu tidak dapat serta merta menghilangkan lemak yang membungkus organ dalam Anda.
  • Untuk menghilangkannya Anda dapat mencoba cara-cara berikut:
  • Diet yang sehat
  • Perbanyak konsumsi sayuran, buah, gandum dan protein. Batasi lemak jenuh yang terdapat pada daging dan produk susu seperti mentega dan keju. Pilihlah lemak tak jenuh seperti pada kacang-kacangan, ikan dan minyak zaitun
  • Jagalah porsi makan Anda
  • Kurangi porsi makan Anda dan makanlah dalam porsi kecil namun sering
  • Aktivitas fisik
    Untuk orang dewasa dianjurkan untuk melakukan aktivitas aerobik sedang seperti jalan cepat, paling tidak 150 menit/minggu atau aktivitas aerobik berat seperti jogging, paling tidak 75 menit/minggu.

Anda dapat menghilangkan lemak pada area perut namun memang dibutuhkan usaha dan kesabaran. Namun ingatlah dan tetapkan tujuan, jika Anda dapat menurunkan berat badan dan belly fat, maka Anda dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](NO)

Perut buncit bukan hanya mengganggu penampilan. Sejumlah penyakit mengintip di balik gelembung perut yang besarnya tidak proporsional bagi tubuh itu.

Ahli kesehatan dr. Selfie C. Rijal menuturkan, lemak yang menyebabkan kebuncitan pada perut sebenarnya terdiri dari dua macam. Pertama, lemak yang disimpan oleh tubuh di bawah kulit atau yang biasa disebut lemak subkutan (subcutaneous fat). Kedua, lemak yang disimpan oleh tubuh di rongga perut mengelilingi organ-organ dalam perut, yang biasa disebut lemak visceral (visceral fat).

Lemak visceral yang berada di sekeliling perut merupakan sumber asam lemak bebas yang langsung menuju hati melalui vena porta (vena besar yang membawa darah dari usus ke hati – red.). Lemak ini relatif resisten terhadap kerja insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat).

“Semakin banyak jumlah lemak visceral ini, maka semakin buncit seseorang,” ujarnya. Ditegaskan, banyaknya lemak visceral itu berkorelasi dengan tingkat kebuncitan perut.

Dokter lulusan Universitas Padjajaran tersebut mengungkapkan bahwa dari dua jenis lemak yang menggelembungkan bentuk perut, lemak visceral lebih berbahaya. Sebab, terkait dengan metabolisme seperti resistensi insulin, diabetes, serta sistem peredaran darah.

Dokter yang bekerja untuk RS Sari Asih, Tangerang, ini mengungkapkan semakin buncit seseorang, semakin tinggi kemungkinan mengalami resistensi insulin. Kondisi ini bisa menimbulkan beberapa penyakit. Selfie melanjutkan, penyakit yang rentan terhadap perut buncit di antaranya penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, diabetes tipe 2, serta kekebalan insulin. “Memang orang buncit itu mendapat risiko lebih dari penyakit. Itulah mengapa perut buncit perlu dikhawatirkan,” tandasnya.

Bagaimana mengatasinya? Berikut ini tips dari dr. Selfie C. Rijal:

Makan lemak sehat
Percaya atau tidak, program diet rendah lemak tidak akan menghilangkan perut buncit. Profesor Mehmet Oz, M.D dari Colombia University mengungkapkan hal tersebut. Yang benar adalah berhenti mengonsumsi nasi putih dan menggantinya dengan roti gandum murni. Makanlah dengan lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun.

Turuti keinginan tubuh
Studi dari American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa jika seseorang mengikuti apa keinginan tubuhnya saat lapar, ia justru cenderung makan lebih sedikit dalam jangka waktu tertentu. Saat seseorang ngidam makan burger keju, mungkin ia akan makan selama beberapa hari dan kemudian tubuh akan merasa bosan dan mengurangi permintaan akan makanan tersebut. Pastikan porsinya tidak berlebihan.

Atur porsi makan
Studi yang dilakukan Krista Varady, asisten profesor nutrisi di University of Illinois, Chicago menemukan orang yang mengurangi porsi makan hariannya hingga 25 persen, berat badannya berkurang hingga 15 kg dalam 8 minggu. Begitu pula saat akhir pekan, makan yang terkontrol juga bisa membantu seseorang mengurangi berat badan cukup signifikan.

Sit-up tidak hilangkan lemak
Sebanyak apapun sit-up yang Anda lakukan, ia tidak akan membasmi lemak di perut. Ia akan menguatkan otot namun lemak sulit terbakar hanya dengan sit-up. Sebaliknya, Anda harus melakukan latihan menyeluruh di otot besar lainnya seperti kaki, bahu, dada dan lainnya agar proses pembakaran lemak lebih maksimal.

Banyak latihan kardio
Jika Anda sudah menguatkan otot besar dengan latihan beban, maka berikutnya bisa mempercepat proses pembakaran lemak dengan latihan kardio. Lari atau aerobik membantu membakar kalori berlebih jika diimbangi dengan membatasi lemak buruk yang dikonsumsi.

Jangan kurang/kelebihan tidur
Kurang tidur akan membuat metabolisme tubuh melambat sehingga sulit membakar lemak, sedangkan kelebihan tidur membuat tubuh menjadi pasif dan terbiasa untuk tidak banyak bergerak. Keduanya memicu penumpukan lemak dalam waktu yang lebih cepat.

Stop minum minuman bersoda (bahkan soda berlabel "Diet")
Studi 10 tahun yang dilakukan oleh University of Texas menemukan orang yang rutin minum soda diet justru menggemuk lebih cepat ketimbang yang tidak minum. Hal ini disebabkan pemanis buatan dalam soda membuat perut lebih cepat buncit dan membuat rasa lapar lebih mudah datang. Gantilah minuman ini dengan teh atau air lemon murni.

8. Meditasi
Tahukah Anda, saat berdoa dan bermeditasi, hormon stress kortisol akan berkurang produksinya? Ya, inilah hormon yang menyebabkan perut buncit. Jadi, hindarilah stress, perbanyak berdoa dan bermeditasi untuk menenangkan pikiran dan jiwa. Hanya 15 menit sehari, sudah cukup membantu.

9. Gula yang tepat
Memakan makanan manis sudah menjadi gaya hidup orang Indonesia, namun Anda bisa memilih rasa manis yang tepat. Buah memiliki gula alami, begitu pula dengan madu. Saat Anda memakan makanan mengandung gula seperti keripik dan nasi putih, sebagian besar kalori yang masuk berubah menjadi lemak perut.

10. Berolahraga dengan cerdas, bukan dengan keras
Setelah lemak perut mulai berkurang, saatnya untuk memulai latihan perut. Berlatihlah dengan merasakan kontraksi, bukan berlebihan. Otot perut yang kencang akan membantu Anda tampil lebih fit dan segar.

diambil dari yahoo news

http://id.she.yahoo.com/10-cara-tepat-mengusir-perut-buncit-091131801.html

Konsumsi gula sebaiknya dibatasi agar tak berlebihan. Bagi Anda yang sedang menjalani diet, terutama untuk alasan kesehatan, konsumsi gula penting diperhatikan. Termasuk gula tambahan yang secara tak disadari masuk ke tubuh melalui sejumlah makanan yang sengaja dipilih untuk diet.

Anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kadar gula yang boleh ditambahkan dalam makanan dan minuman maksimal 10 persen dari total kalori per hari. Atau, sederhananya 3-12 sendok teh, dengan catatan 1 sendok teh sama dengan 4 gram gula pasir (1 gram akan menghasilkan 4 kalori). Apabila asupan kalori total per hari adalah 1.600 kalori, kita boleh menambahkan gula tidak lebih dari 3 sendok teh. Adapun yang kebutuhan hariannya 1.800 kalori dapat menambahkan 5 sendok teh gula, dan seterusnya.

Membatasi atau mengurangi asupan gula perlu dilakukan dengan cara tepat. Anda boleh saja mengurangi konsumsi gula, dan mematuhi anjuran WHO dengan hanya mengasup gula 3-5 sendok teh gula per hari misalnya. Namun, jika Anda tak membatasi asupan makanan mengandung gula, ini sama saja Anda mengonsumsi gula berlebihan, tanpa Anda sadari.

Profesor Nutrisi di University of Vermont, Rachel Johnson, Ph.D., M.P.H., R.D. mengatakan ada enam jenis makanan dan minuman yang sebenarnya menyehatkan, namun mereka menyumbangkan asupan gula secara tersembunyi ke dalam tubuh ketika Anda menyantapnya. Berikut enam jenis makanan minuman yang perlu Anda perhatikan dan seimbangkan dengan asupan gula harian:

  • Saus tomat untuk pasta.
    Sebenarnya saus tomat untuk pasta yang Anda buat sendiri di rumah, mengandung asupan sayuran yang sehat. Tomat menyehatkan karena mengandung antioksidan yang membantu mengurangi risiko kanker prostat dan payudara. 
    Namun, setengah cangkir saus tomat untuk pasta siap saji di pasaran mengandung 15 gram gula atau sekitar empat sendok teh. Kalau Anda makan pasta dengan banyak saus tomat, bisa dibayangkan berapa banyak gula yang Anda asup, secara tak langsung, dari hidangan ini. Bukan berarti Anda tak boleh menikmati pasta dengan saus tomatnya. Hanya saja, batasi asupan saus tomat pasta siap saji atau sesuaikan asupan gula harian jika Anda sudah mengonsumsi pasta dan saus tomatnya dalam menu sehari. Agar lebih aman, sebaiknya buat sendiri saus tomat untuk pasta bukan dengan membelinya dengan alasan kepraktisan.
    Namun kalau pun Anda ingin membeli saus tomat pasta siap masak, Johnson menyarankan, pilih saus tomat pasta yang mengandung sedikit gula, yakni tiga gram gula tambahan per setengah cangkir saus tomat (sekitar 12 kalori atau 3/4 sendok teh).
  • Dressing salad bebas lemak.
    Anda sudah memilih dressing salad bebas lemak dengan maksud menjaga pola makan. Pilihan ini tak salah, namun bisa membawa masalah jika konsumsinya tak menyeimbangkan dengan asupan gula harian.
    Dengan kata lain, percuma saja Anda diet dengan memilih makanan bebas lemak, namun asupan gula masih berlebihan. Dressing salad bebas lemak ini boleh jadi menyehatkan, namun kandungan gula dan garamnya patut diperhatikan. Lemak memang disingkirkan dari dressing ini tapi untuk menambah rasa, dimasukkanlah gula dan garam pada dressing salad bebas lemak.
    Artinya, jumlah kalori di dressing bebas lemak ini menjadi tinggi lantaran ada kandungan gula di dalamnya. Terkadang, jumlah gula bisa mencapai delapan gram atau dua sendok teh per dua sendok makan dressing. 
    Agar tetap sehat, Johnson menyarankan sebaiknya pilih dressing mengandung canola atau minyak zaitun yang mengandung gula tambahan.
  • Smoothies.
    Hati-hati dengan smoothies, karena satu saji smoothies bisa mengandung gula tambahan sebanyak 38 gram atau 9,5 sendok teh dan 230 kalori per satu botol saji smoothies. Sebaiknya ganti minuman segar ini dengan susu skim senilai 80 kalori, yogurt rasa plain tanpa lemak senilai 110 kalori, atau sirup maple senilai 16 kalori.
  • Saus barbecue. 
    Kalau Anda gemar memasak makanan dengan barbecue dan menggunakan saus siap masak di pasaran, hati-hati dengan asupan gula darinya. Saus siap masak ini mengandung 12 gram gula atau tiga sendok teh per dua sendok makan takaran saus barbecue.

    Kalau ingin lebih sehat, sebaiknya pilih saus barbecue yang mengandung sedikit gula atau kalori atau Anda bisa membuat sendiri saus barbecue dengan jumlah gula yang disesuaikan kebutuhan harian.
  • Sereal dan biskuit gandum.
    Makanan jenis ini bermanfaat baik untuk Anda, karena kandungan gandumnya. Namun, jangan salah kaprah saat memilih sereal atau biskuit gandum, perhatikan daftar bahan bakunya. Satu sereal gandum bisa mengandung enam gram gula per satu cangkir saji sereal. Sebaiknya tambahkan buah-buahan saat mengonsumsi sereal gandum. Batasi juga biskuit karena biskuit gandum sekalipun mengandung gula tambahan sekitar empat gram atau satu sendok teh per saji.

Mau menurunkan berat badan dengan cepat, tanpa olah raga? simak 5 Cara Cepat Menurunkan Berat Badan dan mencapai berat badan ideal anda, berikut ini :

CMP Diet - Chlorophyll Mint Powder header

  1. Makan perlahan dan tenang. Masukan garpu atau sendok di antara setiap gigitan. Minum air putih sesering mungkin. Dan m enyelingi makan anda dengan cerita untuk mitra makan Anda dari hal-hal lucu/sepele yang terjadi hari ini. Otak kita terlambat 20 menit untuk menerima signal kenyang yang datang dari organ di perut. Jika Anda makan cukup lambat, otak Anda akan dapat menerima signal tersebut lebih cepat.
  2. Makan hanya ketika Anda mendengar perut Anda keroncongan/berbunyi. Jarang kita perhatikan bahwa seberapa sering kita makan karena bosan, gugup, kebiasaan, frustrasi, atau sebab lainnya. begitu seringnya, sehingga pada kenyataannya, bahwa banyak dari kita telah benar-benar lupa apa itu rasa kelaparan fisik. Lain kali, tunggu sampai perut Anda keroncongan sebelum Anda mencapai untuk makanan. Jika Anda berminat untuk makanan tertentu, itu mungkin keinginan makan, bukan rasa lapar yang sebenarnya. Jika Anda akan makan apa saja, yang bisa anda dapatkan saat itu juga, kemungkinan besar Anda benar-benar lapar.
  3. Jangan minum cairan manis, usahakan untuk minum air secukupnya atau es teh tanpa gula, teh, diet soda, kopi (tanpa gula), atau minuman no-calorie/low-calorie lain yang Anda inginkan. Jangan minum susu, minuman ringan normal, atau jus buah.
  4. Makan lebih banyak saat sarapan/makan pagi (sebelum tengah hari). Studi menemukan bahwa semakin banyak Anda makan di pagi hari, semakin sedikit Anda akan makan di malam hari. Dan Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk membakar kalori pada siang hari daripada kalori yang Anda dapatkan di saat makan malam.
  5. Minum Teh hijau. menurut studi terbaru, Pada saat anda melakukan senam, anda akan membakar lemak & kalori 10% lebih banyak dengan bantuan teh hijau menurut sebuah studi multicenter baru. Selingi dengan minum <a href=”http://cmpdiet.net/” title=”CMP Diet – Chlorophyl Mint Powder”>CMP – Chlorophyll Mint Powder</a> atau <a href=”http://cmpdiet.net/3-green-natural-superfoods/” title=”3 Green Natural SUPERFOODS”>3 Green Natural SuperFoods</a> untuk mambantu mengurangi rasa lapar pada saat anda melakukan diet.
  6. Ambil Tindakan Sekarang!, Jika Anda ingin memulai upaya penurunan berat badan / diet Anda dengan menggunakan pil diet. Pastikan Anda untuk konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran medis profesional untuk mendapatkan obat diet yang terbaik untuk anda. Tetapi apapun pilihan anda, Ambil Tindakan Sekarang, Jangan Menunda untuk mencapai berat badan ideal anda.

baca : Cara minum CMP – Chlorophyll Mint Powder